Wa Bisnis ~ Portal Lengkap Dunia Marketing

Wa Bisnis ~ Portal Lengkap Dunia Marketing

Khusus buat Tipe Boulevard punya taman dengan besar 2×5 m2. Product di Grand Taruma Commercial juga telah dilengkapi dengan penjuru macam fitur tidak bermodal, diantaranya jaringan fibers optik, AC, tangki air, dan lavatory di masing-masing lantainya. Jejaring, sebut Zakir, juga menjadi poin penting dalam marketing and advertising.

wa bisnis

Lain halnya Tika, yang mengaku diharuskan menggunakan bahan baku tertentu agar jamunya terasa segar. Wujud gula aren serta gula semut yg ia datangkan dri kampungnya di Wonosobo. Lalu, ada jeruk lemon dari Pengalengan untuk varian sereh lemon.

Kini, Asri Food yang telah memiliki dua orang pegawai berniat membeli mesin sachet tuk mengemas serbuk rempah. Masyarakat pun condong menghindari es, hal ini karena khawatir menurunkan imun. Padahal, di sedang produksi dan pemasaran Es Otiek dalam mendadak terhenti, Niken masih harus melunasi gaji dan biaya operasional usahanya.

Keinginan masyarakat untuk tetap sehat dengan minuman herbal membuat celah bisnis jamu dan minuman rempah masih bisa digarap. Mahasiswa sebuah PTS di Jakarta ini semula tak terlalu doyan jamu karena rasanya yang dianggap anyir. Namun ancaman untuk pandemi membuatnya melirik jamu sebagai warisan leluhur. Proyeksi tersebut setidaknya tergambar untuk masih bergulirnya permintaan dari konsumen dalam masih setia mengkonsumsi jamu. Nina, ibu rumah tangga dalam tinggal di bilangan Jakarta Timur membenarkan, kebiasaannya membeli jamu masih terus berjalan.

Beralihnya perhatian sebagian lebih besar orang ke ramuan tradisional, tak keliru membuat penjual jamu dan ramuan organic tradisional ketiban rejeki. Pasangan pengusaha minuman rempah Suyanto lalu Ani Muslimah, seperti, merasakan betul berkah tersebut. Begitu pandemi merebak, minuman rempah yang dilabeli Asri Food tersebut, laris manis diburu pembeli.

Zakir Machmud, pengamat sekaligus Kepala UKM Center Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia pun melihat, bisnis jamu masih menjanjikan. Ia menilai, kesehatan masih menjadi isu utama di masa pandemi.

Ia menyarankan pemain usaha untuk menggunakan jejaring yang dimiliki untuk melebarkan marketing. “Kalau semua memulai dari awal, nggak mulai-mulai nanti, ” kata Zakir. Biar izin PIRT atau BPOM bisa diurus belakangan, tapi, Zakin mengingatkan, ada hal yang tak boleh dikompromikan. Yakni, sisi higienitas produk, mengingat jamu menjadi produk yang dikonsumsi tubuh. Manufacturing process, lanjut Zakir, juga harus dijaga demi keamanan produk. Hanya saja, Zakir mewanti, produk jamu dan minuman rempah perlu di-upgrade lebih kekinian dan menarik minat masyarakat, agar bisa tetap eksis di tengah persaingan ketat. Menurutnya, upgrade bisa di lakukan dengan mempercantik kemasan, meragamkan varian rasa atau menambah komponen yang membuat bau langu jamu yang mengganggu bisa diminimalkan.

Comments are closed.